Sayuran daun hijau adalah salah satu jenis sayuran yang sering dikonsumsi. Jenisnya beragam, termasuk kangkung yang mudah ditemukan mulai dari pasar tradisional sampai di supermarket. Tapi ternyata, Kamu bisa menanam kangkung sendiri karena perawatan tanaman ini cukup mudah.
Karena populer sebagai jenis sayur yang sering dimasak, petani sayur pun juga menjadikan kangkung sebagai komoditi pertanian yang menjanjikan. Dalam perawatannya dibutuhkan pupuk kompos, pupuk kandang, dan juga pengairan yang cukup. Akan tetapi, seperti halnya pertanian pada umumnya, ada saja kendala yang dihadapi petani kangkung yang bisa membuat hasil panen kurang maksimal bahkan bisa membuat gagal panen.
Kendala Bagi Petani Kangkung
Bertani kangkung memang mudah namun perlu juga mempertimbangkan berbagai hal agar bisa mengantisipasi saat ada kendala yang muncul. Di bawah ini adalah kendala atau tantangan bagi petani sayuran hijau khususnya kangkung yang bisa saja dihadapi oleh petani, antara lain :
1. Tanaman kangkung kerdil karena kurang sinar matahari
Sinar matahari adalah salah satu faktor penting dalam pertumbuhan kangkung dimana saat kekurangan sinar matahari kangkng bisa jadi kerdil dan tidak tumbuh dengan baik.
2. Tanaman kangkung kekurangan nutrisi
Kekurangan nutrisi juga membuat tanaman kangkung tumbuh kerdil. Kebutuhan nutrisi ini termasuk nitrogen yang berperan dalam pertumbuhan tanaman. Selain nitrogen, fosfor juga memiliki peran penting dalam pertumbuhan kangkung. Kekurangan nutrisi ini bisa membuat akar tanaman lemah dan pertumbuhan jadi lambat.
3. Resiko serangan penyakit pada tanaman
Penyakit pada tanaman bisa disebabkan oleh berbagai hal mulai dari jamur, bakteri, sampai virus. Untuk tanaman kangkung, penyakit yang beresiko menyerang adalah busuk akar yang disebabkan oleh jamur. Jika tidak ditangani dengan tepat maka akibatnya adalah tanaman bisa mati dan petani gagal panen.
4. Cuaca yang tidak menentu
Cuaca yang tidak menentu juga bisa mempengaruhi pertumbuhan kangkung. Apalagi saat musim kemarau maka penyiraman harus dilakukan petani dengan tepat yaitu bisa dua kali sehari, pagi dan sore.
Tips Agar Hasil Panen Kangkung Sukses dan Subur
Perawatan pada tanaman kangkung sangat menentukan kesuksesan panen bagi petani. Untuk itu, Kamu bisa terapkan beberapa tips di bawah ini agar hasil panen kangsung bisa melimpah, antara lain :
- Lakukan pemupukan : Pemupukan dilakukan pada awal penananman kangkung dengan pupuk kandang dan kompos. Setelah itu, pemberian pupuk lain bisa dilakukan setelah beberapa hari.
- Lakukan penyiraman : Tanaman kangkung butuh penyiraman yang teratur agar tumbuh dengan baik. Penyiraman bisa dilakukan pagi dan sore hari. Saat musim hujan, Kamu bisa perhatikan kondisi lahan dimana jika sudah cukup air maka tidak perlu dilakukan penyiraman.
- Lakukan penyiangan : Gulma di lahan pertanian kangkung bisa menyerap nutrisi dari dalam tanah. Untuk itu, gulma harus dibersihkan sehingga kangkung bisa tumbuh dengan baik. Lakukan penyiangan secara rutin sesuai dengan kondisi lahan atau bsia dilakukan dua minggu sekali.
Budidaya Kangkung yang Menguntungkan bagi Petani
Kangkung adalah jenis sayuran yang banyak dibudidayakan oleh para petani sayur di Indonesia. Selain karena permintaan pasar yang tinggi, kangkung juga mudah dirawat dan cepat panen yaitu kurang lebih saat usia tanaman 1 bulan.
Budidaya kangkung bisa di berbagai jenis lahan. Yang pertama adalah kangkung darat dengan ciri khas daunnya sempir dan lebih adaptif dengan lahan kering. Area budidaya tanaman ini bisa di tegalan atau di kebun. Lalu ada jenis kangkung sawah yang tumbuh secara liar dan sangat subur di area rawa-rawa dangkal atau pada area sawah yang terbengkalai. Kangkung ini bisa dipetik dan dipanen berulang kali.